Cara Praktis Membersihkan Toren Air agar Air Tetap Bersih

Teman Summarecon, cara membersihkan toren air sebenarnya tidak sulit, hanya saja sering terlewat karena kesibukan. Tapi jangan terus menerus diabaikan karena toren yang kotor bisa langsung memengaruhi kualitas air, mulai dari aromanya, warna, hingga tingkat kehigienisannya.

Bayangkan saja, saat tandon terisi, air membawa debu halus, spora lumut, dan partikel tanah yang akan mengendap perlahan dan membentuk lapisan tempat mikroorganisme berkembang. Ditambah suhu air C di iklim Indonesia, bakteri di dalam tandon akan tumbuh lebih cepat.[1]

Lalu bagaimana cara membersihkan toren air ini? Berikut cara dan tips yang bisa Teman Summarecon ikuti!

Manfaat Menjaga Kebersihan Toren

  • Mencegah penumpukan lumut, sedimen, dan bakteri yang bisa mengganggu kesehatan keluarga.
  • Mencegah endapan dan kotoran menumpuk yang bisa menyumbat saluran air.
  • Mengurangi beban kerja pompa sehingga instalasi air lebih awet dan tidak cepat rusak.
  • Menghindari biaya perbaikan yang lebih besar akibat kerusakan pompa atau pipa.
  • Membantu menjaga tekanan air tetap stabil dan aliran air lebih lancar untuk kebutuhan harian.

Frekuensi Ideal Pembersihan

Berapa bulan sekali bersihkan toren air? Rata-rata rumah tangga mungkin membersihkan toren 6 hingga 12 bulan sekali, dan ini memang sudah cukup untuk kondisi air yang baik.[2]

Namun, berapa lama toren harus dikuras juga sangat bergantung pada kualitas air di area rumah. Kalau tinggal di area yang kondisi airnya sering keruh, berkapur, atau berlumpur (biasanya air sumur bor yang kurang filter), pembersihan idealnya bisa lebih sering, yaitu 1 sampai 3 bulan sekali.

Persiapan Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Sebelum mulai kerja, pastikan Teman Summarecon sudah menyiapkan alat dan bahan agar proses berjalan lancar.

Alat Pelindung

Siapkan masker yang fungsinya untuk mencegah terhirup debu atau zat kimia dan sarung tangan agar tangan tidak langsung bersentuhan dengan bahan kimia. Jangan lupa juga siapkan sepatu karet anti-slip agar tidak terpeleset saat membersihkan.

Alat Pembersihan

  • Sikat berbulu keras (untuk menggosok lumut dan kerak. Pilih yang gagangnya panjang atau sikat toilet bekas yang sudah dibersihkan)
  • Ember dan Gayung
  • Selang air (untuk membilas)
  • Spons/Kain lap bersih

Bahan Pembersih

  • Pembersih khusus toren air yang aman tanpa kandungan HCL yang merusak lapisan plastik toren. 
  • Alternatif alami: cuka atau bubuk sitrun 

Langkah Demi Langkah Cara Membersihkan Tandon/Toren Air

Membersihkan toren tidak serumit yang dibayangkan. Ikuti langkah-langkah praktis ini, untuk hasil yang maksimal:

  1. Pengamanan dan Pengosongan Air

    Matikan pompa dan suplai air. Setelah itu, kosongkan toren melalui saluran pembuangan hingga tidak ada lagi air yang keluar atau mengalir.

  2. Akses dan Inspeksi Awal

    Buka tutup toren dan lakukan pengecekan visual. Teman Summarecon bisa menyorot bagian dalam menggunakan senter untuk melihat apakah tandon air berlumut, berkerak, atau memiliki endapan yang tebal.

  3.  Pengurasan dan Pembuangan Endapan

    Gunakan ember, gayung, atau pompa kecil untuk mengeluarkan lumpur dan sisa endapan di dasar toren. Langkah ini krusial karena akan membuat proses penyikatan jauh lebih efektif.

  4. Penyikatan Dinding dan Dasar Toren

    Masukkan air bersih sekitar 10 cm lalu tambahkan bahan pembersih pilihan Teman Summarecon. Gunakan sikat berbulu keras untuk menggosok dinding, dasar, dan bagian tutup dalam toren. Fokus pada area yang banyak lumut dan kerak. 

  5. Pembilasan dan Desinfeksi (Opsional)

    Bilas toren sampai tidak ada busa atau sisa kotoran yang tertinggal. Jika ingin hasil yang lebih higienis, Teman Summarecon bisa melakukan desinfeksi ringan menggunakan antiseptik atau sedikit klorin. 

    Namun, pastikan toren Teman Summarecon bilas kembali hingga benar-benar bersih, terutama jika airnya juga dipakai untuk memasak atau kebutuhan dapur lainnya.

Tips Pemeliharaan Pasca Pembersihan

Setelah toren bersih kinclong, lakukan beberapa hal ini agar kebersihannya lebih awet:

  • Pasang filter atau saringan pada jalur masuk air sebelum mencapai toren. Dengan cara ini, kotoran seperti pasir halus, debu, dan spora lumut akan tertahan sejak awal, sehingga jumlah partikel yang masuk ke dalam toren jauh lebih sedikit.
  • Tutup toren dengan rapat sehingga debu, serangga, tikus tidak masuk dan mencemari air. 
  • Memperlambat pertumbuhan lumut di dalam toren bisa Teman Summarecon lakukan dengan mengurangi faktor yang paling dibutuhkan lumut untuk tumbuh, yaitu cahaya dan air yang diam dan tidak mengalir dalam waktu panjang

Pastikan toren memiliki pelindung atau lapisan tambahan untuk menghalangi sinar matahari masuk. Selain itu, gunakan air secara rutin agar sirkulasinya tetap berjalan dan pompa terus mendorong air baru. 

Menjaga hunian tetap nyaman tidak selalu tentang furnitur baru atau penataan ruang yang cantik. Hal kecil seperti rutin menerapkan cara membersihkan toren air juga sangat berpengaruh pada kenyamanan dan kesehatan keluarga. 

Perhatian pada detail sederhana ini sejalan dengan komitmen Summarecon Tangerang dalam menghadirkan hunian yang sehat, tertata, dan benar-benar memperhatikan kebutuhan penghuninya.

Jika Teman Summarecon ingin tahu lebih banyak tentang hunian ideal atau mencari tips praktis seputar perawatan rumah, seperti cara membersihkan area rumah hingga cara menghemat penggunaan air langsung kunjungi situs resmi Summarecon Tangerang. Dapatkan update terbaru dan lebih banyak tips menarik lainnya.