Misi Hemat Air Dimulai: Begini Cara Biar Tagihan Aman!
Penggunaan air sangat esensial dalam kehidupan. Tapi, kalau berlebihan, tidak bagus juga untuk alam dan generasi masa depan. Jadi, sebagai bentuk tanggung jawab, Teman Summarecon wajib tahu bagaimana cara menghemat air. Cara ini bisa mulai diterapkan di kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya untuk menjaga lingkungan saja, manfaat menghemat air juga bakal terasa ke diri sendiri. Soalnya, menghemat air bisa jadi salah satu cara menghemat listrik agar tagihan tidak membengkak. Bagi yang bingung harus memulai dari mana, Summarecon Tangerang punya beberapa cara menghemat air dengan bijak di sini!
Cara Bijak Hemat Air

Ada 9 cara menghemat air di rumah yang mudah sekali untuk dilakukan, yaitu:
Hanya Menyalakan Keran Saat Dibutuhkan
Kehadiran keran di rumah memang penting karena sifatnya yang multifungsi. Teman Summarecon bisa mencuci tangan, mencuci wajah, mencuci piring, gosok gigi, dan melakukan kegiatan lain di sini.
Tapi, pastikan keran hanya menyala saat sedang dibutuhkan saja, ya! Jangan biarkan airnya terus mengalir. Misalnya pada saat gosok gigi. Usahakan menyalakan keran hanya saat mencuci sikat dan kumur-kumur saja.
Ada juga cara menghemat air saat mencuci piring yang bisa diterapkan. Caranya dengan menyabuni semua piring terlebih dahulu, baru dibilas dengan air setelahnya.
Ganti dengan Keran Aerator
Alat ini efektif sekali untuk menghemat air karena bisa mengatur alirannya dan mencampurkannya dengan udara.[1] Jadi, meski air yang keluar terlihat sama seperti penggunaan air pada umumnya, sebenarnya volumenya lebih sedikit. Tidak perlu takut boros air.
Usahakan untuk Tidak Mandi Lebih dari 10 Menit
Mandi itu esensial dan harus dilakukan setidaknya 1-2 kali sehari. Tapi, pastikan untuk tidak mandi lama-lama. Idealnya, maksimal 10 menit.
Tipsnya adalah dengan menerapkan urutan mandi yang efektif, yaitu cuci muka, keramas, bilas, pakai conditioner, pakai sabun badan, dan bilas.
Langsung Mencuci Banyak Baju Sekaligus & Ganti Mesin Cuci dengan Front Loading
Kegiatan lain yang memakai banyak air adalah mencuci baju. Tapi, Teman Summarecon bisa mengakalinya dengan cara mencuci banyak baju sekaligus. Cara ini bisa membuat pemakaian air lebih minim daripada saat mencuci baju sedikit demi sedikit.
Cara hemat air yang lain adalah mengganti mesin cuci. Teman Summarecon bisa mengganti mesin cuci lama dengan mesin cuci front loading yang terkenal efektif dalam penggunaan air.[2] Tidak hanya itu saja, kebutuhan dayanya juga kecil. Jadi, bisa sekalian menghemat energi listrik.
Siram Tanaman dengan Air Bekas Cucian
Kalau sudah selesai cuci baju, airnya jangan langsung dibuang. Soalnya, Teman Summarecon masih bisa memanfaatkan airnya untuk menyiram tanaman. Tapi, pastikan deterjen yang digunakan ramah lingkungan, ya! Hal yang sama juga berlaku untuk air bekas cucian sayuran dan buah-buahan yang bisa dipakai untuk siram tanaman.
Batasi Air untuk Mencuci Motor dan Mobil

Kebanyakan orang biasanya mencuci kendaraan, baik motor ataupun mobil, dengan selang. Tapi, cara ini bikin air banyak terbuang. Karena itu, coba batasi pemakaian airnya. Ganti selang dengan lap dan ember biar pemakaian air lebih hemat
Batasi Air untuk Membersihkan Rumah
Teman Summarecon juga perlu tahu bagaimana cara membersihkan rumah yang efektif biar tidak buang-buang air. Misalnya, saat mengelap furniture dari debu dan kotoran, coba gunakan semprotan air dan kain lap dan hanya semprot secukupnya saja. Hal yang sama juga berlaku untuk mengelap area jendela dan kusen.
Tapi, khusus untuk lantai, cara ini memang kurang efektif. Jadi, tidak ada salahnya untuk tetap mengepel dengan cara konvensional. Sebagai gantinya, bisa memakai tampungan air hujan untuk mengepel atau tidak terlalu sering ganti air pel. .
Takar Jumlah Air saat Memasak
Sadar tidak sadar, air juga banyak terbuang saat memasak. Misalnya kalau takaran air kelebihan saat memasak mie, bikin kopi, dan lain-lain. Mau tidak mau Teman Summarecon harus membuang sisanya. Jadi, biar tidak buang-buang air, selalu pastikan takaran airnya sudah pas. Kalau perlu pakai gelas takar.
Segera Perbaiki jika Ada Saluran Air Rusak
Terakhir, jangan lupa untuk segera memperbaiki saluran air kalau ada kerusakan. Soalnya, kalau ada yang rusak, otomatis air akan bocor dan terbuang dengan percuma. Jika perlu, tidak usah ragu untuk mencari tenaga profesional untuk membenarkan atau mengganti pipanya.
Tapi, kalau anggarannya belum cukup, bisa diakali dengan menyimpan ember atau wadah di bawah pipa yang bocor atau rusak. Jadi, air yang keluar dari sana akan tertampung di wadah dan tidak terbuang dengan percuma.
Itulah beberapa cara menghemat air yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulailah langkah kecil ini dari rumah untuk mendukung gaya hidup yang lebih sustainable. Yuk, biasakan hemat air demi masa depan yang lebih baik!